Jumat, 24 November 2017

TUGAS FILSAFAT TOKOH-TOKOH FILSUF YUNANI

Thales (625-545 SM/624-546 SM)
Thales adalah orang pertama yang diketahui melakukan proses berfikir dengan cara berfilsafat (atau setidaknya sejarah mencatat seperti itu). ini berarti Kakek Thales ini (Karena dia sudah tua sekali jika dilihat dari tahun lahir) adalah oran pertama yang menolak untuk tunduk pada mitologi nenek moyang, sekaligus orang pertama yang berani menanyakan dari mana asal muasal dunia ini hingga ada?
Thales menawarkan pola pikir yang mengatakan bahwa Air adalah asal usul dari dunia ini. Pernyataanya ini berlanjut dengan mengatakan bahwa bumi (dunia) ini sendiri terapung di atas air. Ini dapat diperolehnya dengan menerapkan pertanyaan tentang dari mana alam ini berasal? dan Apa yang menjadi penyebab penghabisan dari segala yang ada? Thales mengatakan bahwa unsur terpenting untuk setiap kehidupan adalah air. Tentu saja, karena semua mahluk hidup butuh air, bahkan tanah akan mengalami kekeringan jika tidak ada air, dan kebanyakan mahluk hidup akan mati dalam situasi seperti itu. Premis ini akan menjadikan air sebagai asal dari segala sesuatu karena tanpa air segala sesuatu dapat dikatakan “akan mati”, dan itu (ketiadaan air) pastinya akan menjadi penyebab penghabisan dari segala yang ada. Air dapat berubah menjadi gas seprti uap dan benda padat seperti es, sederhanyanya, air dapat menjadi apa saja.








Anaximander (610-547 S.M.)
Hasil gambar untuk anaximander
Anaximander juga merupakan salah satu dari filsuf alam. Anaximander memiliki pandangan yang berbeda dengan Thales yang mengatakan Air adalah asal dari kehidupan. Pendapat Anaximander mengatakan bahwa hanya ada satu asal dari semua yang ada, dan itu haruslah bersifat tidak terbatas. Ini menjadi sebuah antitesis dari Anaximander untuk Thales. Karena pertanyaannya adalah, Bagaimana air dapat berubah menjadi api? Maka diambillah kesimpulan bahwa air memiliki batasan. Sedang asal muasal itu haruslah memiliki ruang lingkup tidak terbatas, dan dapat bergerak. Selain itu, materi asal ini haruslah tidak dapat dilihat atau dirasakan dengan indra, tetapi hanya dapat dirasakan dan dicari dengan pikiran.
Oleh Anaximander materi asal itu diberi nama Apeiron. Apeiron sendiri adalah zat yang memiliki sifat-sifat seperti Om sebutkan sebelumnya, yaitu tidak terhingga, tidak terbatas, tidak dapat dicari wujudnya, dan tidak mungkin sama dengan apapun. Segala yang terlihat sebagai sesuatu yang nyata (dapat dirasakan oleh indra manusia) dianggap memiliki akhir, sehingga masih dapat diukur dan memiliki batasannya. Karena itu, materi asal ini mustahil akan muncul dari salah satu dari segalamacam hal yang memiliki akhir dan keterbatasan itu.
Anaximenes (585 – 494 S.M.)
Lain lagi dengan Anaximenes, dia mengatakan bahwa Udara adalah asal mula dari alam ini. Karena pertanyaannya, Bagaimana mungkin sesuatu yang bahkan tidak ada (dan hanya dapat dicari dalam pikiran) dapat menjadi asal mula segalanya? Maka bukankah itu udara? Karena menurut Anaximenes, padamulanya segala sesuatu adalah udara, kemudian terjadi pemadatan dan pengenceran terhadap udara ini. udara yang memadat berubah menjadi angina, air, tanah dan batu. Sedang udara yang mengencer berubah menjadi api.
Sebagai kesimpulan ajarannya, Anaximenes mengatakan:
“Sebagaimana jiwa kita, yang tidak lain dari pada udara, menyatakan tubuh kita, demikian pula udara mengikat dunia ini jadi satu.”
Pada titik inilah pemahaman tentang jiwa pertama kali masuk dalam pemikiran filsafat. Walaupun Anaximenes sendiri tidak mengkaji lebih lanjut pemikirannya tentang jiwa ini.
Ketiga filsuf inilah (Thales, Anaximander dan Anaximenes) yang kemudian dikenal sebagai The Milesians, karena ketiganya berasal dari daerah Miletus di Yunani. Selain itu, mereka juga adalah orang-orang yang mazhab filsafat yang pertama yaitu filsafat alam. Dari mazhab ini muncul beberapa pokok pemikiran atau garis besar cara berpikir yang kedepannya menjadi acuan bagi tradisi keilmuan Barat, yaitu:
  1. keinginan untuk penjelasan yang sederhana atas sebuah masalah
  2. Penekanan pada pengamatan untuk mendukung teori keterikatan pada naturalisme (pandangan bahwa suatu fenomena alam haruslah dijelaskan dengan fenomena alam yang lain), dan
  3. Monisme (pandangan bahwa pada hakikatnya terdapat hanya satu unsur dasar bagi segala sesuatu).
Pythagoras (572 – 500 S.M.)
Sekarang kita berpindah dari daerah Miletus ke Kepulauan Samos, masih di Yunani. Disini terdapat seorang filsuf yang juga cukup terkenal yaitu Pythagoras. Om rasa kalian sudah kenal nama ini (apalagi yang belajar matematika lanjutan tentunya). Pythagoras adalah seroang pemikir yang menaljutkan pemikiran Milesia, namun agak berdeda, disini Pythagoras tidak mencari hakikat asal muasal alam dari material tertentu. Tapi dia malah mengatakan hal yang cukup menarik, yaitu segala sesuatu yang ada hakitkanya adalah angka.
Dia beranggapan bahwa batasan suatu benda dari benda lain adalah angka, karena itu segala sesuatu haruslan ditentukan dengan bilangan, atau sederhananya, realita haruslah dapat diukur dengan angka dan dalam perhitungan rumus matematis. Pengaruh dari pemikiran filsafat Pythagoras ini begitu besar hingga mampu bertahan selama 400 tahun. Bahkan salah satu yang terkena pengaruhnya adalah Plato, yang nantinya menjadi salah satu filsuf aliran klasik yang memiliki nama besar.
Heraclitos (470 S.M.)
Heraclitos adalah seorang filsuf yang berpendapat bahwa arche (unsur dasar dari alam semesta) adalah api. Ini sebagai jawaban Heraclitos tentang hubungan antara yang ters berubah (sebagaimana yang dirasakan indra) dengan yang tetap (sebagaimana yang dapat dipikirkan). Karena itu, api dianggapnya sebagai lambing dari sesuatu yang terus berubah sekaligus memiliki sifat tetap. Ini berhubungan dengan pendapatnya bahwa dunia harus ditafsirkan berdasarkan prosesnya, bukan bendanya. Dan api sebagai unsur dasar dari dunia, mampu menjadi medium untuk segala proses itu. Karena menurut Heraclitos, di dalam apilah segala sesuatu dapat berubah. Dari pandangan ini Heraclitos menarik kesimpulan bahwa realitas bukan terdiri dari sejumlah benda, tetapi merupakan proses dari penciptaan dan pemusnahan yang terus menerus. Untuk memahami itu, contohnya adalah seseorang yang melangkah di sungai yang mengalir pasti tidak sedang melangkah di air yang sama. Karena itu, menurut Heraclitor segala sesuatu yang ada mengalami perubahan, kecuali perubahan itu sendiri.
Pemikiran lain dari Heraclitos adalah konsepsinya tentang Logos. Logos adalah sebuah logika yang mengatur perubahan menjadi sebuah fenomena yang tidak bersifat arbitrer melainkan rasional (masuk akal). Logos ini sendiri tidak dapat diamati. Konsep logos ini sendiri nantinya sangat berpengaruh bagi pandangan filsafat Plato.


Permanides (515-440 S.M.)
“Ada adalah ada. Tidak ada adalah tidak ada.”
Kalimat diatas adalah tesis yang dikemukakan oleh Permanides, seorang filsuf yang berasal dari Elia. Permanides adalah orang pertama yang memikirkan tentang hakikat realitas. Menurutnya ada hanyalah ada selama dia nyata, dan dapat dipikirkan. Karena tidak mungkin kita memikirkan sesuatu yang tidak ada. Tidak mungkin juga yang ada menghilang ke tempat yang tidak ada. Karena itu, yang ada (nyata) itu haruslah bersifat satu, umum, tetap, dan tidak dapat dibagi-bagi. Lebih jauh lagi, konsep yang ditawarkan Permanides ini membawa kita pada kesimpulan bahwa tidak ada sesuatu yang bergerak. Karena gerak akan mengakibatkan proses berpindahnya sesuatu yang ada menjusu tidak ada. Bagi Permanides, perubahan berarti kemunculan dari sesuatu yang baru, sedang sesuatu yang baru itu harusnya tidak ada sebelumnya; karena hal yang tidak ada sebelumnya seharusnya tetap tidak ada karena tidak bisa dipikirkan, karena itu perubahan tidak akan pernah ada. Ini merupakan kebenaran logika yang dikemukakan oleh Permanides. Pemikiran inilah yang kedepannya menjadi bibit dari rasionalisme.
Demokritos (420 SM)       
Demokritos berasal dari Abdera. Dia adalah orang yang mengatakan bahwa dunia tersusun dari benda-benda yang disusun oleh sekelompok atom. Pandangan filsafatnya ini sejalan dengan pendapat filsuf lainnya, yaitu Leucippus. Menurut Leucippus, atom ialah partikel kecil materi yang dipisahkan satu sama lain oleh kehampaan, atom-atom bergerak oleh keniscayaan. Karena itu, sesuatu yang misterius dibalik yang tampak adalah sejumlah atom yang tak terbatas. Atom-atom yang tidak dapat ditembus dan tidak dapat berubah komposisinya. Atom hanya berada dalam bentuk dan susunan. Semua perubahan yang dilihat indra disebabkan oleh pengelompokan atom-atom primer. Kesamaan pandangan ini membuat mereka berdua (Demokritos dan Leucippun) dikatakan sebagai seorang atomist.
Pandangan filsafat Demokritos ini berlandas pada pemahaman bahwa dunia memang harus tersusun oleh sesuatu yang tetap, tak dapat dibagi, dan abadi. Oleh Demokritos, sesuatu itu diberi nama Atom yang artinya “tak dapat dibagi”. Atom dianggap sebagai materi dasar dari segala yang ada. Atom digambarkan memiliki bentuk yang beraneka ragam, sebagian bulat mulus, sebagian lagi tak beraturan dan memiliki gerigi. Kemudian atom-atom itu saling mengait karena proses kebetulan semata, ini karena Demokritos tidak mempercayai ada kekuatan dari dunia linear atau jiwa yang berperan dan ikut campur dalam proses penciptaan. Setelah salaing mengait itulah atom-atom membentuk wujud lain seperti manusia, pohon, meja, dan lain-lain. Kemudian tentang jiwa, Demokritos mengatakan jiwa terdiri dari atom yang paling bulat dan halus, sehingga tidak dapat mengait atom lainnya untuk berubah bentuk. Realitas sendiri dipahami oleh jiwa dan pikiran karena benda-benda di dunia realita melepaskan gambar (dalam bentuk atom) yang bentuknya sama dengan bendanya.
Filsafat Klasik
Setelah membahas tentang alam atau aspek keduniaan, pada periode filsafat klasik ini kajian filsafat sudah mulai melebar. Filsafat tidak hanya terfokus pada darimana dunia berasal atau jiwa atau proses perubahan terjadi. Di sini, filsafat mulai menyentuh ranah sosial. Ada beberapa orang yang tercatat dalam periode klasik ini, antara lain:
Sokrates (470 – 400 S.M.)
Sebelumnya Om pernah membahas secara khusus tentang Socrates ini. Socrates adalah generasi pertama dari 3 pemikir besar filsafat Yunani, yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles. Sumbangan pemikiran filsafatnya adalah untuk menyelidiki manusia secara menyeluruh, yaitu dengan tidak memisahkan antara nilai-nilai jasmaniah dan rohaniah. Karena dengan keterkaitan kedua hal tersebut banyak nilai yang dapat dihasilkan. Metode yang diterapkan oleh Socrates adalah metode dialektik, yaitu berdiskusi panjang untuk mencapai suatu kebenaran. Hal ini juga yang membuatnya dibenci oleh kau sofis pada masa itu karena dianggap melecehkan mereka, karena pada kenyataannya, kebenaran yang dicari Socrates sangat sulit ditemukan karena tidak ada yang mampu sampai pada pemikiran Yang mana yang benar. Pada akhirnya, pada tahun 399 S.M. saat umurnya sekitar 70 tahun, Socrates dihukum mati dengan meminum racun atas pengadilan yang dijatuhkan pada dirinya karena dianggap menyebarkan ajaran yang merusak moral dan menentang kepercayaan Negara kepada para pemuda.
Plato (428 – 348 S.M.)
Sebelumnya Si Mbah sudah membahas Plato secara lebih mendalam. Plato sendiri lahir dengan nama asli Aristocles. Dia adalah murid dari Socrates, dan beberapa filsuf lain yang juga mempengaruhinya adalah Pythagoras, Heraclitos, dan Elia. Plato memulai pemikiran filsafatnya dengan membahas mana yang benar, yang berubah-ubah (Heraclitos) atau yang tetap (Permanides). Untuk itu, Plato membagi dunia menjadi dua, yaitu dunia pengalaman (dunia nyata) yang bersifat tidak tetap, dan dunia ide (dunia linear) yang bersifat tetap. Lebih jauh lagi, pendapat Plato mengatakan bahwa yang benar adalah dunia ide, sedang dunia pengalaman hanyalan tiruan dari dunia ide tersebut. Dalam ajarannya Plato menyatakan bahwa kenyataan hanyalan proyeksi atau tiruan dari apa yang ada di dunia ide, karena itu, yang nyata hanyalah ide itu sendiri. Salah satu hal menarik dari konsep dunia ide yang dikemukakan oleh Plato ini adalah pernyataan bahwa segala sesuatu adalah sempurna jika dia masih berada di dunia ide. Lalu, bagaimana dengan cinta? Ada sebuah istilah tentang cinta yang juga terkait dengan dirinya, yaitu Cinta Platonis. Mungkin akan menarik jika kalian membacanya.
Sebagai puncak pemikiran filsafatnya, Plato mengemukakan pemikiran tentang Negara. Menurut Plato, di dalam sebuah Negara yang ideal terdapat tiga gologan yaitu: (1) Gologan tertinggi, yang terdiri dari penjaga dan para filsuf; (2) Golongan pembantu, yang terdiri dari prajurit dan (3) Golongan rakyat biasa. Lebih lanjut Plato mengatakan bahwa seorang negarawan bertugas untuk menciptakan keselarasan semua keahlian dalam Negara (polis) sehingga tercipta sebuah keharmonisan. Apabila suatu Negara sudah memiliki peraturan dasar untuk dirinya maka pemerintahan terbaik adalah monarki (pemerintahan oleh satu orang, untuk kepentingan banyak orang), sedang jika suatu Negara belum memiliki peraturan dasar untuk dirinya, maka bentuk pemerintahan yang terbaik adalah Demokrasi (pemerintahan oleh banyak oran, untuk kepentingan banyak orang).


Aristoteles (384 – 322 S.M.)
Hasil gambar untuk Aristoteles
Tokoh ini juga sebelumnya sudah dibahas secara lebih khusus oleh Si Mbah. Aristoteles sendiri adalah murid dari Plato, yang merupakan murid dari Socrates. Namun dalam pendapat, Aristoteles sering berbeda pandangan dengan gurunya, Plato. Jika Plato mengatakan ide terdapat pada sebuah dunia linear yang abadi dan sempurna, maka Aristotels mengatakan hal lain. Menurut Aristoteles ide justru terletak pada kenyataan atau benda-benda di dunia nyata itu sendiri. Karena setiap benda memiliki dua unsur, yaitu hyle (materi) dan morfe (bentuk). Lebih jauh lagi dikatakan bahwa ide tidak dapat dilepaskan dari materi, sedangkan presentari bahwa sebuah materi adalah nyata haruslah dengan bentuk. Sederhananya, yang dikatakan Aristoteles adalah tidak mungkin akan muncul ide tanpa ada bentuk materi di dunia nyata. Karena bentuk memberikan kenyataan pada meteri sekaligus menjadi tujuan (finalis) dari materi itu. Karya Aristoteles meliputi logika, etika, politik, metafisika, psikologi, ilmu alam, retorika, poetika, politik dan ekonomi.
Akhirnya, itulah dia 10 tokoh filsafat yunani yang ingin Om perkenalkan kepada kalian. Mungkin beberapa sudah kalian kenal, atau semuanya. Tapi poin yang akan kita bahas bukan itu. Karena ini akhirnya dan Om mengatakan kita akan membahas kenapa undangan ini dikirim diakhir undangan, maka Om ingin bertanya pada kalian. Darimana kalian berasal?
Apa kalian tidak tertarik, orang pertama yang berpikir dengan cara berfilsafat menanyakan darimana dunia berasal, dan menolak dogma bahwa dia berasal dari belaskasihan dewa di atas gunung atau belas kasih dewa petir di alam lain. Dan yang lainnya mencari dan merasakan sesuatu yang bersifat tunggal yang menjadi asal segalanya, hanya dengan pikiran mereka. Karena itu Om ingin bertanya, apa kalian pernah memikirkan hal semacam ini, atau hanya hidup digiring oleh keinginan kalian untuk mengikuti orang lain, tanpa mempertanyaakan apapun. Darimana kalian berasal? Semoga bermanfaat. Selamat menikmati hari Anak-anak Alam.


T4_fungsi dari tab mailings

Nama : Aldhi Hikmahtiar
Nim : 291417037
Sumber : https://panduan-microsoft-office.blogspot.co.id/2016/01/fungsi-icon-mailings-pada-microsoft.html
Mailings Fungsi dari tab Mailings adalah untuk membuat sebuah surat masal dengan format tulisan yang sama, akan tetapi mempunyai data yang berbeda dari setiap surat. Misalnya untuk pembuatan surat undangan dengan jumlah 100 undangan dengan format yang sama, akan tetapi harus memasukan nama dari penerima surat yang berbeda-beda. Insyallah dapat difahami ya?. Didalam tab mailings terdapat berbagi group/icon, diantaranya adalah group create,start mail merge, write&insert fields, preview results, finish. Untuk lebih jelasnya berikut penjelasan dari masing-masing group tersebut : 1.1 Tab Mailings Berikut gambar dibawah ini :
Gambar Tab Mailings
1.2 Group Create Berikut gambar dibawah ini :
Gambar group Create
1. Enfelopes, adalan untuk membuat dan mencetak sampul pada amplop.
2. Labels, adalah untuk menuliskan alamat dan nama.
1.3 Group Start mail merge Berikut gambar dibawah ini :
Gambar group start Mail Merge
1. Start Mail Marge, adalah untuk membuat surat.
2. Select Resipiets, adalah untuk memilih penerima surat.
3. Edit Resipiet List, adalah untuk mengatur penerima surat.
1.4 Group Write&insert fields Berikut gambar dibawah ini :
Gambar group Write&Insert fields
1. Hailight Marge Fields aalah untuk menyisipkan sebuah dokument.
2. Address Block, adalah untuk memilih surat.
3. Greeting Line, adalah untuk menambah baris ucapan.
4. Insret Marge Field, adalah untuk menyisipkan dan menggabungkan surat.
5. Rules, adalah untuk memberikan karis bawah pada surat.
6. Match Filds adalah untuk membandingkan surat.
7. Update Labels, adalah untuk memperbarui lebel surat.
1.5 Group Preview resuts Berikut gambar dibawah ini :
Gambar group Preview Resuts
1. Preview Resuts, adalah untuk melihat hasil.
2. Find Resifient, adalah untuk mencari penerima.
3. Auto Check for Error, adalah untuk memeriksa kesalahan secara otomatis.
1.6 Group Finish Berikut gambar dibawah ini :
Gambar group Finish
1. Finish&merge, adalah untuk mengetahui bahwa surat yang ada buat sudah lengkap dan bisa langsung dicetak secara otomatis.

T3_Icon perintah pada Group Table of contens

Nama : Aldhi Hikmahtiar
Nim : 291417037
Sumber : http://englishstory14.blogspot.co.id/2016/07/fungsi-fungsi-pada-table-of-contents.html
http://ti-unp.blogspot.co.id/2012/11/cara-membuat-daftar-isi-dengan.html
Icon Perintah pada Group Table of Contens
Table of Contens: digunakan untuk pengelolaan daftar isi. Dengan menu ini user bisa menysipkan daftar isi otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis yang dipilih, maka fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis dari file dokumen yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda perlu memformat heading style atau format judul pada dokumen yang tengah dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan ketika judul atau subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian saja. Dengan menu ini pula Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar isi yang sudah disisipkan.
Add Text: digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat.
Update Table: digunakan untuk memperbarui daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen, misalnya saat Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam dokumen.
Membuat Daftar Isi dengan Menggunakan Table of Content
Daftar isi digunakan untuk mempercepat pencarian dokumen dan
juga untuk mengetahui secara garis besar yang terdapat pada dokumen.
Mungkin anda sudah pernah membuat daftar isi dengan menggunakan
tabs, nah pada tutorial kali ini saya akan membahas membuat daftar isi
dengan menggunakan table of content. keunggulannya, dengan
menggunakan table of content akan menghemat waktu karena kita tidak
perlu mengetik daftar isi akan tetapi kita harus mempunyai contoh makalah,
skripsi atau tugas akhir terlebih dahulu.
Sebelum membuat daftar isi kita seleksi terlebih dahulu isi teks pada
makalah, skripsi atau tugas akhir yang akan dibuat daftar isi.
Berikut penjelasannya :
Langkah 1
Setiap makalah, skripsi, ataupun tugas akhir pasti mempunyai judul (BAB I,
BAB II dsb), sub judul (1.1. atau A. dsb), sub sub judul (1.1.1 atau a. dsb)
Setiap Judul dijadikan Level 1
Sub Judul dijadikan level 2
Sub sub judul dijadikan level 3
Adapun langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :
 Seleksi teks terlebih dahulu
 Aktifkan tab reference
 Klik tombol Add teks lalu klik tombol level 1 sehingga teks yang
diseleksi akan dijadikan BAB
Membuat Level dalam Table of Content
Langkah 2
 Untuk membuat sub judul, seleksi teks yang dimaksud
 Kemudian lakukan hal yang sama seperti langkah diatas, lalu klik
tombol level 2
Membuat Level dalam Table of Content
Langkah 3
Untuk membuat sub judul yang lainnya, ikuti langkah yang sama seperti
langkah diatas lalu klik tombol level 3.
 Jika sudah selesai melakukan seleksi terhadap judul dan sub judul,
letakkan kursor pada area yang kosong untuk membuat daftar isi
 Pada tab reference, klik tombol table of contents
 Lalu klik tombol automatic table 1
Kotak Dialog Table of Content
Maka bab dan sub bab yang telah diberi level akan membuat daftar isi
secara otomatis. Dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :
Tampilan Daftar Isi dengan menggunakan Table of Content
Ket :
1. Untuk menambahkan level baru pada daftar isi, anda bisa lakukan
dengan mengklik kanan pada daftar isi, lalu pilih update field, klik
update entire table, maka judul, sub bab atau sub sub bab baru
akan muncul.
2. Sedangkan untuk memperbaharui halaman, anda bisa lakukan
dengan mengklik kanan pada daftar isi, lalu pilih update field, klik
update page number only, maka halaman baru akan diperbaharui.

T2_fungsi ribbon pada microsoft word

NAMA : ALDHI HIKMAHTIAR
NIM : 291417037
SUMBER : http://www.sinaukomputer.net/2017/07/fungsi-menu-dan-ikon-pada-microsoft-word.html
https://athokillaz.wordpress.com/2016/01/13/fungsi-toolbar-pada-microsoft-word-2007/
FUNGSI RIBBON PADA MICROSOFT WORD 2007
Ribbon pada MS Office 2007 yang dimaksud adalah menu bar yang berisi segala macam icon. Pada MS office terdahulu berupa menu bar yang berisi daftar menu berupa text list. Pada MS Ofiice 2007,daftar menu berupa text list digantikan berupa icon semua,sehingga membutuhkan tmpat yang lebih lebar, menyerupai pita.
1. HOME
Menu "Home" adalah toolbar menu yang berada pada ujung sisi kiri. Menu ini terdiri dari beberapa kelompok icon yang memiliki fungsi cukup penting. Oleh karena itu diletakan pada bagian pertama.  Clipboard Pada bagian "Clipboard" terdapat beberapa Icon menu sebagai berikut.  Copy berfungsi untuk duplikasi atau mengcopy tilisan dari satu tempat  Cut sama seperti "Copy" hanya saja file yang kita "cut" akan hilang.  Paste berfungsi untuk meletakkan gambar setelah kita melakukan "Cut" atau "Copy"  Format Painter berfungsi untuk mengubah "painter"
 Font
Menu "Font" ini berfungsi untuk mengatur format huruf yang digunakan seperti jenis huruf yang digunakan, jenis cetak (Bold, Italic, Underline, coret,), merubah warna huruf dan warna latar huruf dan beberapa format huruf lainnya.
 Paragraph
Menu ini berisikan icon - icon yang berfungsi untuk mengatur sebuah paragraf yang sudah kita tulis pada microsoft word. Menu apa saja yang terdapat di sini, dan apa fungsinya  Align Text berfungsi untuk pengaturan format paragraf rata kanan, rata kiri, center, dan rata kanan kiri  Line Spacing berfungsi untuk mengatur jarak atau spasi baik antar paragraf, antar baris, dan antra sub judul dengan paragraf.  Shading berfungsi untuk memberikan shading pada tulisan  Border untuk mengatur tabel  Bullet & Numbering berfungsi untuk membuat opsi bullet atau opsi numbering
 Styles
Styles berfungsi untuk mengatur styles huruf yang sudah tersedia template stylenya. Jadi anda tidak perlu mengatur secara manual tapi cukup untuk memilih salah satu style yang telah tersedia disana.
 Editing
Menu ini berfungsi untuk melakukan edit kata atau kalimat yang sudah kita tulis. Menu ini berisi beberapa fungsi yaitu :  Find berfungsi untuk mencari kata atau kalimat agar cepat kita temukan  Replace berfungsi untuk mereplace atau merubah kalimat atau huruf secara otomatis pada lembar kerja microsoft word.  Select ini sama dengan "Blok" atau menandai, kata, tulisan atau objek lain. Sebab perintah edit pada microsoft word dapat dilakukan apabila kita sudah melakukan slect terhadap kata atau kalimat yang akan kita edit
2. INSERT Fungsi toolbar ini seperti halnya namanya, yaitu untuk meng-insertkan berbagai macam tambahan seperti tabel, shape, garis, menyisipkan gambar, Header dan Footer dan lain sebagainya.
 Page
Page fungsinya untuk insert cover page atau kertas cover, anda bisa menggunakan menu ini apabila anda anda ingin mendesain cover untuk tulisan yang anda buat. Kemudian insert blank page, yaitu untuk membuka lembar kerja baru (kosong). Sedangkan Page Break berfungsi untuk memberikan jeda dan jarak antar halaman.
 Table
Table berfungsi untuk membuat atau meng-insert tabel.
 Illustrations  Picture berfungsi untuk menyisipkan gambar dari komputer ke lembar kerja microsoft word  Clip Art berfungsi untuk menyisipkan gambar dalam bentuk "Clip Art"  Shapes untuk membuat berbagai macam bentuk dua dimensi seperti kotak, garis, lingkaran dan lain sebagainya  SmartArt untuk memasukan bentuk "Art" yang lain  Chart berfungsi untuk membuat grafik atau diagram lengkap
 Link
 Header & Footer  Header berfungsi untuk membuat atau meng-insert Header
 Footer untuk membuat sebuah catatan kaki  Page Number untuk memberi nomor halaman
 Text  Text Box berfungsi untuk membuat atau memasukkan text box, sebuah kotak yang berisi text dengan tulisan tertentu.  Quick Parts berfungsi untuk memberikan Quick Parts  WordArt berfungsi untuk insert atau membuat Art dalam bentuk huruf dengan model tertentu  Drop Cap berfungsi untuk membuat fariasi paragraf agar huruf pertama dalam satu paragraf berbeda dari yang lainnya.  Signatur Line untuk insert signatur line  Data & Time untuk memasukkan data dan waktu saat itu secara otomatis
 Object berfungsi untuk memasukan objek lain ke dalam microsoft word untuk diedit.
 Symbol Menu ini juga cukup sering digunakan, Insert - Symbole berfunsi untuk memasukkan symbol. Atau tepatnya menulis sebuah symbol, baik matematis ataupun yang lainnya. Sedangkan Equation memang khusus digunakan untuk menulis rumus - rumus matematis yang menggunakan desain dan format khusus sehingga akan lebih mudah dan profesional
3. Page Layout
Submenu page digunakan untuk pembuatan cover, membuat atau membuka dokumen yang masih kosong dan membuat penggalan halaman.
 Themes
 Themes digunakan untuk memilih tema halaman yang meliputi warna halaman berikut warna hurufnya
 Color digunakan untuk mengatur warna tema halaman
 Fonts digunakan untuk mengatur tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen aktif
 Effects digunakan untuk mengatur tema efek terhadap objek Shape yang terdapat di halaman dokumen
 Page Setup
 Margins berfungsi mengatur "margin", yaitu ruang spasi dari sisi tepi kertas ke ujung tulisan baik itu atas, bawah, samping kanan dan kiri.  Orientation berfungsi untuk mengatur orientasi kertas, lanscape (memanjang) atau Potrait ( membujur)  Size berfungsi mengatur ukuran kertas atau jenis kertas yang kita gunakan untuk menulis  Columns berfungsi untuk mengatur jumlah kolom penulisan, atau membuat tulisan menjadi beberapa kolom. Banyak yang menyebut menu ini sebagai kolom koran.  Breaks berfungsi untuk mengatur page break yaitu antara halaman penulisan yang satu dengan awal halaman penulisan selanjutnya  Line Numbers untuk mengatur penomoran lini  Hyphenation untuk pengaturan hipenasi
 Page Background
 Watermark berfungsi untuk mengubah menghapus gambar atau teks di belakang dokumen  Page color berfungsi untuk mengubak latar belakang lembar kerja dengan warna  Page border berfungsi untuk mengubah style atau gaya garis border  Paragraph  Inden Left berfungsi untuk mengatur ukuran jarak teks tepi kiri lembar kerja  Inden Right berfungsi untuk menentukan jarak teks dengan tepi kanan lembar kerja  Spacing before berfungsi untuk menentukan jarak antara teks bawah dengan teks yang berada di atas (satu kalimat)  Spacing After berfungsi untuk menentukan jarak antara paragraf satu dengan paragraf lainya
 Arrange
 Position berfungsi untuk menentukan tata letak gambar yang sudah disipkan  Bring to front berfungsi untuk mengatur posisi objek lain dengan objek lainya  Send to back berfungsi untuk mengirim objek lain ke objek sebelumnya  Text wrapping berfungsi untuk meratakan teks dengan objek  Align berfungsi untuk meluruskan objek gambar  Group berfungsi untuk mengelompokan objek satu dengan yang lainya jika ingin menggunakan pengaturan yang sama  Rotate berfungsi untuk memutar gambar yang sudah disipkan
4. REFERENCES
 Table Of Contents
 Table Of Contents digunakan untuk pengelolaan daftar isi
 Add Text digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat
 Update Table digunakan untuk memperbarui daftar isi
 Footnotes
 Insert Footnote digunakan untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau footer)
 Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab
 Next Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan endnote
 Show Note digunakan untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote
 Citations & Bibliography
 Insert Citations digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif
 Icon Manage digunakan untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file dokumen
 Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan
 Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif
 Captions
 Insert Captions digunakan untuk membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan
 Insert Table of Figure digunakan untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam dokumen
 Update Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar
 Cross-Reference berfungsi untuk menyisipkan referensi silang
 Index
 Mark Entry digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen
 Insert Index digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen
 Update Index digunakan untuk memperbarui daftar indeks terkini
 Table of Authorities
 Mark Citations digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen
 Insert Table of Authorities berfungsi untuk menyisipkan tabel sumber kutipan, sumber undang-undang atau konstitusi
 Update Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap kutipan pada tabel
5. MAILINGS
 Create
 Envelopes digunakan untuk membuat dan mencetak amplop
 Labels digunakan untuk membuat dan mencetak label
 Start Mail Merge
 Start Mail Merge untuk membuat surat yang biasa atau berupa email untuk banyak orang
 Select Recipients untuk membuat daftar penerima surat
 Edit Recipient List untuk mengubah daftar penerima surat
 Write & Insert Field
 Highlight Merge Field untuk mempermudah mengubah informasi yang salah
 Address Block untuk memasukan alamat pada surat yang akan dituju
 Greeting Line untuk menambah nama sapaan
 Insert Merge Field untuk menambah informasi mengenai penerima surat
 Rules untuk memberikan garis pada surat
 Match Field untuk membandingkan surat
 Update Labels untuk memperbarui label pada surat
 Preview Results
 Preview Results untuk melihat hasil surat yang dibuat dan daftar penerima surat
 Find Recipient untuk mencari daftar penerima surat
 Auto Check for Errors untuk mengecak kesalahan pada surat
 Finish
 Finish & Merge untuk mengetahui bahwa surat yang dibuat sudah lengkap
6. REVIEW
 Proofing
 Spelling & Grammar : Memeriksa ejaan teks
 Research : Membuka panel penelitian referensi
 Thesaurus : Saran kata yang sepadan
 Translate : Menerjemahkan kata ke bahasa lain
 Translation Screen Tip : Memungkinkan suatuscreen tip menerjemahkan ke dalam bahasa lain pada kata di kursor yang berhenti
 Set Language : Mengatur bahasa dengan mengecek dulu ejaan dan tata bahasa yang terpilih
 Word Count : Menemukan banyak kata, paragra, dan kalimat di dalam document
 Comments
 New Comment : Memasukkan komentar baru
 Delete : Menghapus komentar
 Previous : Memperlihatkan komentar sebelumnya
 Next : Memperlihatkan komentar selanjutnya
 Tracking
 Track Change untuk menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen
 Balloons untuk memilih atau melihat hasil kerja yang telah direvisi
 Display for Review untuk memilih bagaimana memandang perubahan yang di usulkan pada dokumen
 Show Markup untuk memilih markup seperti apa untuk menunjukkan dokumen
 Reviewing Pane untuk menunjukkan suatu revisi pada jendela yang terpisah
 Changes
 Accept and Move to Next untuk menerima perubahan baru dan mengusulkan perubahan selanjutnya
 Reject and Move to Next untuk menolak perubahan baru dan mengusulkan perubahan selanjutnya
 Previous Change untuk menampilkan revisi sebelumnya di dalam dokumen sehingga dapat menerima/menolak
 Next Change untuk menampilkan dokumen yang dapat diterima/ditolak
 Compare
 Compare untuk mengkombinasikan berbagai versi dari document
 Show Source Document untuk menunjukkan sumber dokumen yang terpilih
 Protect
 Protect Document untuk melindungi hasil kerja karena merupakan sebuah privasi
7. VIEW
 Documents View
 Print Layout untuk melihat hasil kerja yang akan di cetak
 Full Screen Reading untuk melihat dan membaca hasil kerja dengan ukuran maksimal
 Web Layout untuk melihat hasil kerja di web
 Outline View untuk melihat hasil kerja sesuai dengan urutan atau bagan
 Draft View untuk melihat hasil kerja sesui dengan konsep, sehingga jika salah cepat dibenarkannya
 Show / Hide
 Rules untuk menampilkan penggaris
 Gridlines untuk menampilkan garis kisi
 Message Bar untuk menampilkan batang pesan
 Formula Bar untuk menampilkan batang formula
 Heading untuk menampilkan heading
 Zoom
 Zoom untuk Memperbesar tampilan
 100% untuk memperbesar hasil lembar kerja ke ukuran normal
 One Page untuk melihat hasil lembar kerja ke dalam satu halaman penuh
 Two Page untuk melihat hasil lembar kerja ke dalam dua halaman penuh
 Page Width untuk melihat hasil lembar kerja sesuai dengan lebar halaman
 Window
 New Window untuk membuka jendela baru yang memperlihatkan dokumen tersebut
 Arrange All untuk mengatur semua jendela program sejajar berdampingan
 Split Window untuk membagi jendela menjadi beberapa penel yang memperlihatkan lembar kerja
 View Side by Side untuk memperlihatkan jendela berdampingan
 Synchronous Scrolling untuk membuat dua jendela menggulung bersamaan
 Reset Window Position untuk menset ulang posisi jendela berdampingan
 Macros
 View Macros untuk memperlihatkan macro dokumen

T1_fungsi kontrol microsoft word

Nama : Aldhi Hikmahtiar
NIM : 291417037
Sumber : - https://norma07dp.wordpress.com/fungsi-control-pada- keyboard/
- https://imdadillah7.wordpress.com/2011/10/04/fungsi-fungsi-perintah-keyboard-pada-microsoft-word/
FUNGSI CONTROL MICROSOFT WORD
1. Ctrl + A : Memblok seluruh teks pada dokumen
2. Ctrl + B : Mempertebal tulisan
3. Ctrl + C : Meng-copy atau menyalin teks pada dokumen
4. Ctrl + D : Mengubah huruf,mengganti size
5. Ctrl + E : Perataan tengah pada teks dalam paragraf
6. Ctrl + F : Membuka menu/kotak dialog Find and Replace
7. Ctrl + G : Memunculkan find and replace untuk mencari halaman
8. Ctrl + H : Membuka menu/kotak dialog Find and Replace (tab Replace)
9. Ctrl + I : Memiringkan kata/tulisan
10. Ctrl + J : Perataan di kiri dan kanan secara cepat
11. Ctrl + K : Menyisipkan hyperlink
12. Ctrl + L : Perataan kiri pada teks dalam paragraf
13. Ctrl + M : Menggeser First Line Indent dan Left Tab pada mistar dokumen
14. Ctrl + N : Membuat dokumen baru
15. Ctrl + O : Membuka file/dokumen
16. Ctrl + P : Membuka kotak dialog printer secara cepat
17. Ctrl + Q : Menghilangkan nomor urut
18. Ctrl + R : Perataan kanan pada teks dalam paragraf
19. Ctrl + S : Menyimpan dokumen
20. Ctrl + T : Menggeser Left Tab pada mistar dokumen
21. Ctrl + U : Menggaris bawahi/underline
22. Ctrl + V : Menempatkan kembali dokumen yang telah dipotong/di-copy
23. Ctrl + W : Menutup jendala dokumen
24. Ctrl + X : Memotong teks pada dokumen
25. Ctrl + Y : Mengembalikan perintah yang telah dibutuhkan
26. Ctrl + Z : Membatalkan/mengembalikan teks yang telah terhapus
27. Ctrl + 1 : Spasi 1
28. Ctrl + 2 : Spasi 2
29. Ctrl + 5 : Spasi 1,5
30. Ctrl + Shift + → ∕ ← : Menandai satu kata disebelah kanan/kiri insertion point
31. Ctrl + Shift + ↑ ∕ ↓ : Menandai sampai ke-awal/akhir paragraph
32. Ctrl + Shift + Home : Menandai sampai ke awal dokumen
33. Ctrl + Shift + End : Menandai sampai ke akhir dokumen
34. Ctrl + Home : Berpindah ke awal dokumen
35. Ctrl + End : Berpindah ke akhir dokumen
36. Ctrl + Page Up : Berpindah ke atas satu halaman
37. Ctrl + Page Down : Berpindah ke bawah satu halaman
38. Ctrl + F1 : Menampilkan Menu Help
39. Ctrl + F2 : Menampilkan ukuran lembar kerja (Print preview)
40. Ctrl + F3 : Menghapus tek/gambar yang dipilih
41. Ctrl + F4 : Menutup Ms.Word
42. Ctrl + F5 : Refresh
43. Ctrl + F6 : Membuka Ms. Word lain yang sedang aktif
44. Ctrl + F7 : Mengatur posisi lembar kerja MS. Word
45. Ctrl + F8 : Mengatur tampilan lebar & tinggi lembar kerja MS. Word
46. Ctrl + F9 : Memberikan kurung kurawal pada teks yang dipilih (Di-blok terlebih dahulu teks yang dipilih)
47. Ctrl + F10: Mengatur ukuran lembar kerja dengan ukuran Normal
48. Ctrl + F12: Membuka dokumen Ms Word dalam file computer pada lembar kerja ( Sama dengan Ctrl + O )
49. Ctrl + { : Memperbesar ukuran huruf
50. Ctrl + } : Mengecilkan ukuran huruf

Jumat, 13 Oktober 2017